Minggu, 07 Oktober 2012

Catatan Perjalanan : Penelusur Jejakmu

Kotamu.
Kota tempatmu dilahirkan.
Kota tempatmu dibesarkan.

Rumahmu.
Tempat bermainmu.
Tempat belajarmu.
Tempat pelarianmu.
Tempat persembunyianmu.

"..disana tempat makan kesukaanku."
"..kamu tahu, karena kurang lahan, akhirnya pembangunannya dilakukan secara vertikal."
"..cobalah kapan-kapan datang kesana, pasti kamu akan mengerti kenapa aku begitu membanggakannya."

Aku datang.

Ke kotamu.
Ke tempatmu dilahirkan.
Ke tempatmu dibesarkan.
Ke rumahmu.
Ke tempat bermainmu.
Ke tempat belajarmu.
Ke tempat pelarianmu.
Ke tempat persembunyianmu.

Tapi ini berbeda dengan apa yang telah kubayangkan.
Karena aku hanya datang seorang diri.
Dipandu oleh kenangan tentangmu.
Tanpamu.



ketika alur logika mulai bergerak dalam deru Kaligung Mas 3-12A, Semarang - Pekalongan.
09.16 wib, Oktober 2012

Catatan Pribadi: Aku. Kamu. Kita.

aku
kamu
kita

Sabtu, 06 Oktober 2012

Obrolan Kamar : Secret Admirer

masih agak nggak tahu juga kenapa hari-hari teakhir semangat banget post segala macem ke autumnran.. saat seharusnya fokus ke seminar dan tugas-tugas studio~

tidak sanggup kalau harus nganalisis faktorinternal dan ekternal yang memicu apa.. tapi,, yah, nikmati ajalah.. mumpung lagi mau nulis...

oke, bahasan kita kali ini adalah soal secret admirer..
yap! si pemuja rahasia!

diam-diam memendam rasa sama seseorang dan sanggup senang hanya karena hal kecil - misalnya saja melihat wajahnya - rela bersusah payah hanya untuk cari kabar tentang si dia.. pokoknya lagunya bad english banget lah,

when i see you smile, i can face the world..

aiiih~ andai saja bisa semudah itu..

sebagai seorang pemuja rahasia (fyi, saya juga seorang pemuja rahasia), saya sepertinya belum masuk dalam kategori yang seperti itu.. karena yaaah.. when i see you smile, i .. just feel glad. yup! only glad.
karena saya masih panik dengan sidang kelayakan 1 yang semakin menjelang,, tentang FGD yang minggunya barengan sama sidang,, tentang tugas peremajaan dan KKL yang cuman 2 SKS tapi bikin empot-empotan....

balik ke bahasan utama soal si pemuja rahasia. pernah baca di artikel gitu,, (atau nonton film ya.. entahlah, saya lupa), katanya pemuja rahasia itu nggak adil.. karena dia hanya merasa senang seorang diri.. menyimpan kesenangannya dengan memuja si dia secara diam-diam untuk dirinya sendiri.. dan kalau sudah ekstrem, dia akan menyaru menjadi udara dan bertindak sebagai sesosok invisible dan membantu semua yang si dia butuhkan.. become the other right hand lah pokoknya..

*saya belum termasuk ke golongan yang ituuuh*

sedikit tips buat para pemuja rahasia aja nih yaa..

pertama, jika kamu memang berniat untuk menyimpan rasa sukamu pada si dia untuk dirimu sendiri, pastikan hanya kamu (dan Yang Maha Kuasa serta malaikat-Nya yang ada di sisi kiri-kanamu) saja yang tahu. jangan biarkan teman ataupun pihak lainnya tahu, karena kalau mereka keceplosan ngomong ke si dia, dan kamu tetep PPTT (baca: pura-pura tidak tahu), kamu justru akan semakin menambah beban buat si dia.. si dia akan berpikir bahwa dirinya sedang dipermainkan..

kedua, kalau memang kamu keceplosan cerita ke teman atau pihak lain,, maka secepat mungkin kamu utarakan perasaanmu pada si dia.. agar dia mendengarnya langsung darimu, bukan orang lain.. hal itu akan semakin menunjukkan bahwa kamu memang benar-benar menyukainya.. dengan begitu, kamu bisa menghindari kegalauan tambahan yang mungkin akan dirasakan oleh si dia seperti dalam poin pertama..

ketiga, jangan keterusan asik menjadi seorang pemuja rahasia yang berujung sebagai penguntit.. karena siapa pun pasti enggan untuk dikuntit. apalagi si dia.. apakah kamu mau, kalau si dia malah menjadi terganggu dengan sikapmu..


kayaknya udah ketulis semua yang tadi sempet mampir di kepala,, sekarang waktunya melanjutkan makaan.. *nasi dan tempenya sudah dingin*
selamat menjadi pemuja rahasia yang baik ya,, kalau ada masukan silakan di share dan kabari saya.. ^^
juga mengingatkan, agar tidak hanya menjadi silent reader~



selamat malam,

Random Project : Aku Rindu


Aku rindu.
# # #

Jumat, 05 Oktober 2012

Halaman Samping : Belongs To You


Nggak tau, kesambet apa waktu ngayal ini.. tapi kok, malah jadi keterusan.. ketahuan banget ngayalnya.. imajinasi parah. Agak terlalu biasa memang, tapi aku termasuk orang yang suka dengan hal-hal seperti ini..

selamat membaca

p.s. jika ada kesamaan nama dan tokoh dan tempat, maaf-maaf saja, ada kemungkinan itu saya sengaja.. tapi murni ini bukan buat menyinggung atau apapun.. cuman buat seneng-seneng aja.. :')

Katanya

katanya mereka adalah yang paling rasional
memikirkan semuanya
mempertimbangkan baik dan buruk

katanya mereka adalah yang paling rasional
tahu apa yang harus dilakukan
tahu apa yang harus dikatakan

katanya mereka adalah yang paling rasional
mampu menganalisis dengan akal
mampu mengabaikan perasaan

katanya

katanya

katanya

kembali lagi, itu hanya katanya


p.s. sebutir air mata itu mengingatkanku akan masa dimana aku menjadikan masalahmu sebagai masalahku. just remember that i always love you, whatever i did... #rindu

Jumat, 21 September 2012

kamar pribadi: BERSAMA, PASTI

ingatkah kamu saat kita pertama kali menjadi dekat?
ingatkah kamu apa yang kita ucapkan waktu itu?
"bersama, pasti!" kata kita, yakin

pertama, ada sepercik kecil api yang tersulut
mencoba duduk bersama, walau dianggap sia-sia
lalu, kita kembali tersenyum
"bersama, pasti!" kata kita, labih yakin

kedua, ada sedikit retak
sedikit, sedikit, semakin membesar
mulai ragu akan kebersamaan yang coba kita bangun
berusaha untuk kembali merekat, meski itu sungguh bukan sesuatu yang mudah
"bersama, pasti." kata kita, dengan kedua sudut bibir tertarik keatas

ketiga, retak itu tak bisa kembali rekat
semakin besar dan semakin membesar
ada bisikan dan sakit hati itu muncul
diredam agar terlihat baik-baik saja, tapi...
"bersama, pasti.." kata kita, getir

Sabtu, 08 September 2012

RIN'S QUEST: SCENE #5 AKSI DAN REAKSI


Apa-apaan ini? Kenapa kamu membiarkan orang lain tahu tapi aku tidak kamu beritahu langsung? Sebenarnya kamu anggap apa aku ini?
Aku tidak menuntutmu untuk memberitahuku semua tentangmu. Hanya saja, ini juga menyangkut tentangku, jadi seharusnya aku juga berhak untuk tahu dari kamu langsung. Bukan karena pembicaraan beantai seperti ini..
=.=.=

Kamis, 30 Agustus 2012

Aku Bicara Politik

Aku bukan seorang pengamat politik, tidak tahu apa-apa tentang dunia politik, yang aku tahu hanya pandangan polos hitam dan putih.. tidak ada istilah abu-abu.
Aku mengenal politik dari Abah yang seorang politikus lokal dari sebuah partai politik yang katanya pembawa panji reformasi. Saat terjadi pergerakan politik tahun 1998, aku masih terlalu kecil untuk memahami dunia politik yang katanya bisa menghalalkan segala cara. Yang aku tahu, melalui pandangan naif seorang anak yang baru saja duduk di kelas II SD, demonstrasi yang disiarkan dari stasiun TV terlihat keren. Dan seorang tokoh nasional yang memimpin demonstrasi itu, terlihat gagah dimataku.
Tapi panji demokrasi yang diusung dan digembar-gemborkan itu tidak berlaku di rumah mungil kami. Kami masih menganut faham feodal tentang nepotisme. Dimana kami akan mendukung penuh semua keputusan Abah. Kami tidak akan mengecewakan Abah dengan berpaling ke arah lain. Meskipun aku sering bertanya-tanya dimana nilai demokrasi yang katanya kami anut itu lari.
Sampai sekarang hal itu masih terjadi. Segala pandangan politik dalam keluarga sama dengan pandangan politik Abah. Dan aku masih bertanya-tanya kenapa sampai sekarang Abah masih saja tetap setia dengan partai politik yang sama, bahkan setelah berkali-kali Abah dikecewakan.