Selasa, 16 Oktober 2012

Random Project: Cerita Dinar Part #1


ini cerita bener-bener random, ngetik kalau pengen ngetik.. bikin scene yang seenaknya, nggak ngikutin alur yang seharusnya.. masih ada hubungan sama Cerita Cinta Dinar.. entah kenapa punya pikiran kepala yang lompat-lompat dan nggak bisa runtut..
untungnya nggak ada 'kewajiban' tambahan yang nuntut ini cerita jadi runtut ataupun frametime yang bisa bikin kejang-kejang..

next,, happy reading.. ^^

Minggu, 14 Oktober 2012

Barang Pribadi: Komik Komik Komik

Dalam galaunya Seminar, yang nggak tau mau diapakan lagi.. antara pengen lanjutin baca Centhini ato nggak.. antara tidur atau duduk di depan pc.. antara baca 

Setelah postingan kemarin bahas tentang list lagu favorit yang cuman sedikit sekaliii... sekarang saatnya list komik kesukaan.

Bagiku komik itu udah jadi barang wajib, bahkan saat pindah dari rumah ke kos,, barang yang pertama kali kumasukkan ke dalam tas adalah koleksi komikku! Aku sudah mengenal komik sejak TK.. dimulai dengan komik bergambar minim kata-kata ala majalah Bobo dan Donald Duck, oh nggak boleh lupa juga komik lepas yang ada di majalah Aku Anak Sholeh, yang hanya punya satu eksemplar. Walaupun komik-komik itu baru bisa kubaca setelah aku masuk SD.. >.<
tapi setidaknya, sejak mengenal komik aku sudah jatuh cinta.. karena aku suka cerita, apapun bentuknya.. entah melalui dongeng Abah atau Mbah Putri (kata Umi, Mbah Kakung Weleri juga dulu sering dongengin aku, tapi aku nggak inget karena Mbah Kakung sudah meninggal bahkan sebelum aku masuk TK).. entah itu cerita bergambar (baca: komik).. ataupun cerita dalam bentuk narasi..

Jadi, inilah daftar komik tersayang sepanjang masa (versi Oktober 2012 oleh ransoftied):

Obrolan Kamar: Dia Yang Namanya Tidak Boleh Disebut

Aku suka dengan penyebutan Voldemort oleh kebanyakan orang di dunia sihir.. dia-yang-namanya-tidak-boleh-disebut. Dan aku sering menyadurnya untuk banyak hal, khususnya saat aku perlu mendeskripsikan tentangnya pada orang lain.

Benar, aku memang tidak akan menyebutkan namanya begitu saja. Jika ingin tahu, dilakan cari tahu sendiri. Karena aku cukup pelit untuk berbagi rahasi mengenai diriku.. :p


Kamis, 11 Oktober 2012

RIN'S QUEST: SCENE #6 DIA, KAMU, DAN AKU


Aku menyaru menjadi sesosok transparan, tidak perlu memiliki kekuatan Susan Storm, tidak juga butuh jubah gaib Harry Potter. Aku bisa menjadi transparan jika ada kamu dalam radius jarak pandangku. Sebisa mungkin aku menghindarimu. Setelah kejadian tempo hari, saat pacar cantikmu mendatangiku. Menangis di hadapanku.

Rabu, 10 Oktober 2012

Obrolan Kamar : Takdir

Tiba-tiba saja tersadar dan akhirnya jadi banyak berfikir tentang Takdir. Jadi apa itu takdir? Dari pengertian sejak jaman dapet pelajaran aqidah di SD Muhammadiyah Ambokembang dulu.. pengertian takdir adalah ketentuan Allah yang sudah tidak bisa di ganggu gugat.

Gara-gara sempet menggalau buat beli roti di stasiun atau nggak (endingnya beli gara-gara cium bau kopi #sekarangsayapecintakopi), akhirnya malah berakhir nganalisis tentang kemungkinan-kemungkinan yang aneh-aneh.

Setelah akhirnya keluar dari holding room dan beli ituh roti rasa kopi, panggilan kalau kereta udah dateng kedengeran.. panik dong, mana rotinya udah keluar dari oven dan udah kelanjur bilang pesen satu.. untungnya masih sempet.. langsung lari-lari masuk peron dan ngantri nunggu masuk ke gerbong.. *untuuuung sajaa*

di dalem gerbong, diatas kursi 12A (yang sempet kebaca 129 #eh), sambil makan roti itu, jadi kepikiran soal  takdir..
#apakah ______ sudah ditakdirkan untuk ___________

Minggu, 07 Oktober 2012

Barang Pribadi: List Lagu Favorit

Sering banget diejek karena nggak gitu ngeh sama musiik, dan minimnya pengetahuanku soal musik. Berhubung sekarang lagi nemu modem nganggur dengan barang-barang pinjeman lainnya, marilah kita manfaatkan dengan mendaftar!

#jogedgila



Catatan Perjalanan : Penelusur Jejakmu

Kotamu.
Kota tempatmu dilahirkan.
Kota tempatmu dibesarkan.

Rumahmu.
Tempat bermainmu.
Tempat belajarmu.
Tempat pelarianmu.
Tempat persembunyianmu.

"..disana tempat makan kesukaanku."
"..kamu tahu, karena kurang lahan, akhirnya pembangunannya dilakukan secara vertikal."
"..cobalah kapan-kapan datang kesana, pasti kamu akan mengerti kenapa aku begitu membanggakannya."

Aku datang.

Ke kotamu.
Ke tempatmu dilahirkan.
Ke tempatmu dibesarkan.
Ke rumahmu.
Ke tempat bermainmu.
Ke tempat belajarmu.
Ke tempat pelarianmu.
Ke tempat persembunyianmu.

Tapi ini berbeda dengan apa yang telah kubayangkan.
Karena aku hanya datang seorang diri.
Dipandu oleh kenangan tentangmu.
Tanpamu.



ketika alur logika mulai bergerak dalam deru Kaligung Mas 3-12A, Semarang - Pekalongan.
09.16 wib, Oktober 2012

Catatan Pribadi: Aku. Kamu. Kita.

aku
kamu
kita